Mengenal Brace, Terapi untuk Skoliosis

terapi brace skoliosis

Vousic – Sementara ini, I adalah satu-satunya penanganan skoliosis yang direkomendasikan untuk anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan. Terapi brace skoliosis di Indonesia dapat ditemukan di sejumlah tempat dengan berbagai keunggulan masing-masing.

Penggunaan brance diperlukan apabila direkomendasikan dokter. Mereka yang mendapatkan terapi dengan brace ini umumnya pasien dengan gejala kemiringan tulang belakang 20 – 40 derajat. Diperparah dengan gejala progresif dengan penambahan 5 derajat kemiringan tiap tahunnya. Pertimbangan lain penggunaan brance apabila ada kondisi medis lain atau riwayat skoliosis pada keluarga pasien.

terapi brace skoliosis

Memilih Jenis Brace yang Digunakan

Secara umum, brace ada dua macam, yang pertama rigid brace atau berbahan keras dan kaku. Jenis ini memberikan tekanan pada beberapa titik di tulang punggung. Penyangga ini dapat menghambat pertumbuhan kemiringan tulang, sehingga tulang akan lurus secara perlahan dan bertahap.

Terapi kedua adalah dynamic brace atau berbahan empuk dan lunak. Brance ini digunakan untuk menghambat kurva kemiringan. Perawatan bracing ini terbukti efektif mengurangi risiko keparahan skoliosis dan khyphosis tanpa prosedur bedah.

Kedua brance di atas tujuannya sama, yakni untuk menghambat proses kemiringan tulang agar tidak semakin parah dan menjaga postur tubuh agar normal.

Penggunaan brace tersebut biasanya sesuai selera pasien. Ada yang nyaman menggunakan brace kaku, tapi juga ada yang memilih tekstur lembut.

Mengukur Efektivitas Brace

Seperti yang dikutip klikdokter.com, American Association of Neurological Surgeon (AANS) menyebut metode brace 80 persen efektif untuk menghambat pertumbuhan scoliosis, sehingga tidak membuat kondisi semakin buruk. Riset tersebut meyakini bahwa semakin sering brace digunakan maka akan semakin efektif.

Sesuai rekomendasi medis, penggunaan brace pada umumnya 16 -23 jam setiap harinya. Dihentikan apabila masa pertumbuhan berakhir.

Pada anak, remaja, atau dewasa mudah, penggunaan metode ini digunakan selama 3-4 tahun. Anak-anak mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama tergantung kondisi.

Meskipun penggunaan brace cukup efektif, saat masa pertumbuhan sudah berhenti dan Anda sudah berhenti menggunakan brace, kurva skoliosis dapat perlahan kembali ke derajat kemiringan awal. Efektivitas brace juga dipicu dari seberapa parah kondisi pasien. Faktor lain adalah usia dan penanganan yang tepat.

Bracing digunakan bukan untuk mengubah tulang belakang menjadi lurus sempurna seperti keadaan normal. Metode ini digunakan sebagai salah satu terapi penyembuhan atau pendorong saja, sehingga membutuhkan penanganan lain. Dengan demikian, risiko keparahan dapat diminimalisir.

Misalnya saja denganfisioterapi, yang juga dapat membantu mencegah pertumbuhan skoliosis, sehingga dapat mengurangi nyeri punggung.

Cara lain yakni dengan berolahraga renang gaya bebas. Apabila alami skoliosis parah dan sudah melewati masa pertumbuhan, sangat direkomendasikan menggunakan metode lain.

Mengetahui penggunaan brace skoliosis juga penting dalam menghambat keparahan penyakit tulang ini. Selain itu, anda juga harus sering konsultasi dengan dokter atau ahlinya. Jangan sampai Anda mendiagnosa atau melakukan terapi sendiri tanpa didampingi ahlinya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*