Ketahui Lebih Lanjut Keuntungan Memililki Kartu Identitas Anak

kartu identitas anak

Vousic – Baru-baru ini pemerintah tengah menggalakkan KTP anak atau biasa disebut dengan Kartu Identitas Anak atau KIA. Mulanya kewajiban pembuatan ini hanya berlaku di 50 daerah di Indonesia saja, namun sekarang aturan sudah menjadi kewajiban untuk anak berusia 0-17 tahun di Indonesia. Lalu apa saja keuntungan yang bisa didapatkan dengan kartu tersebut?

kartu identitas anak

Kartu Identitas

Manfaat pertama yang tentu didapatkan adalah tanda asli kartu identitas penduduk Indonesia. Perbedaanya hanya pada hak-hak khusus yang didapatkan oleh sang anak ketika ingin berbelanja kebutuhan khusus untuk keperluan sekolah dan lain sebagainya. Selain itu anak akan merasa lebih PeDe karena sudah mempunyai kartu identitas kewarganegaraan yang asli.

Berbeda dengan kartu pelajar yang menuliskan alamat sekolah sebagai identitas, maka KIA ini menggunakan alamat tempat tinggal sebagai acuan. Hal ini sangat bermanfaat apabila di kemudian hari terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti tersesat dal lain sebagainya. Bagi Anak yang kurang bisa mengingat alamat rumahnya pun akan terbantu dengan keadaan tersebut.

Kartu Pelayanan

Sejalan dengan tujuan utama pembuatan Kartu Identitas Anak yang ingin memperhatikan dengan lebih saksama hak pendidikan, kesehatan, serta perlindungan, pada sang anak, kartu ini akan memudahkan mereka ketika ingin mendapatkan pelayanan publik seprti di Puskesmas. Petugas akan lebih mudah mendata serta mengarahkan kepada dokter yang bertugas.

Kartu Diskon

Nah, yang satu ini tentu tidak bisa dilewatkan begitu saja. Bagaimana bisa kartu identitas berguna untuk mendapatkan diskon? Jawabannya bisa saja, selama produk yang Anda beli berhubungan dengan pendidikan sang anak seperti layaknya membeli buku, perlengkapan sekolah dan lain sebagainya.

Tak hanya sampai di situ, Anda pun bisa memanfaatkan kartu tersebut untuk mendapatkan potongan harga ketika berkunjung ke taman atau pun wisata edukasi lainnya seperti museum, candi, monumen serta tempat bersejarah lainnya.   

Mempermudah Pembuatan Paspor

Seperti layaknya fungsi KTP bagi orang yang sudah berusia 17 tahun ke atas, KIA juga sangat berguna ketika Anda ingin membuat paspor imigrasi untuk buah hati Anda. Keterangn yang ada di dalam kartu cukup lengkap sehingga semakin mempermudah petugas imigrasi dalam pembuatan papspor.

Membuat Rekening Sendiri

Jika sebelum ini pembuatan rekening untuk Anda masih menggunakan kartu identitas orang tua atau wali, kini anak-anak sudah bisa membuat rekening dengan kartu identitas yang mereka miliki sendiri. Dengan begitu Anda sebagai orang tua bisa melatih kemandirian serta tanggung jawab anak sedari kecil dengan pembuatan rekening menggunakan identitas anak tersebut.  

Demikian manfaat serta keuntungan yang bisa dirasakan oleh pemegang Kartu Identitas Anak. Para orang tua pun menjadi lebih senang karena kartu tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan potongan harga buku maupun tempat rekreasi. Namun begitu ketentuan yang mengharuskan kedatangan orang tua ke Dukcapil memang sedikit merepotkan ya.

Perusahaan yang Lahir Dengan Nama Raja Garuda Mas Ini Menyalurkan Listrik Untuk Masyarakat

Vousic – Selama ini masalah kelistrikan masih menjadi masalah krusial yang tak terpecahkan di berbagai pelosok negeri. Sukanto Tanoto yang merupakan pendiri dari Royal Golden Eagle yang berdiri dengan nama awal Raja Garuda Mas mengambil alih langkah unik untuk negeri. Walaupun berstatus non pemerintah dan non profit, RGE melalui sebuah yayasan filantropi Tanoto Foundation yang dirintis oleh Sukanto Tanoto bersama Tinah Bingei Tanoto menyalurkan listrik untuk masyarakat yang membutuhkan.

Kini daerah yang sudah butuh arus listrik sudah terpenuhi dengan baik. Selain menyalurkan listrik masalah air atau sanitasi juga diperhatikan dan turut diberikan sebagai bagian bakti dari RGE group untuk negeri. Tentu sebuah tindakan yang perlu dan wajib diapresiasi.

Saluran Listrik Persembahan Raja Garuda Mas Untuk Masyarakat

Dalam kaitannya dengan kelistrikan, Royal Golden Eagle selama ini sudah memiliki banyak solusi jitu. Setelah dengan jeli berusaha mengurangi limbah dan memanfaatkannya, akhirnya RGE memiliki solusi atas masalah listrik yang ada di daerah perusahaannya berdiri.

Perusahaan – perusahaan dibawah naungan Royal Golden Eagle pada awalnya memang mengalami kesulitan untuk dapat menemukan suplai listrik yang pas dalam membantu proses produksinya. Tingkat elektrifikasi yang rendah juga kemudian menjadikan mereka tak dapat mengandalkan dukungan dari PLN atau Perusahaan Listrik Negara secara terus menerus. Atas dasar inilah kemudian perusahaan yang berada dibawah naungan RGE mencari solusinya. Salah satu solusi yang didapatkan akhirnya adalah membuat suatu pembangkit tenaga listrik sendiri.

Keputusan RGE terkait dengan solusi menyalurkan listrik untuk masyarakat memang sangat cerdas. Dengan solusi ini tidak hanya masyarakat yang mendapatkan manfaatnya melainkan perusahaan juga dapat menggunakan listrik milik sendiri yang jauh lebih stabil dan sesuai pemenuhan kebutuhan perusahaan secara mandiri dan berkelanjutan. RGE benar – benar memanfaatkan limbah produksi sebagai sumber energi listrik yang dibangun.

Salah satu perusahaan dibawah naungan RGE yang turut melakukan pemanfaatan atas limbah produksi adalah Asian Agri. Anak perusahaan dari Sukanto Tanoto yang berkecimpung dalam dunia industri kelapa sawit ini kemudian menggunakan limbah produksinya untuk memproduksi listrik. Asian Agri juga kemudian segera berusaha membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biogas yang mana fasilitas ini dibangun dalam rangka memanfaatkan limbah cair yang merupakan proses pengolahan kelapa sawit yang dikenal selama ini sebagai Palm Oil Mill Effluent yang diolah sedemikian rupa sampai menjadi suatu biogas yang akan diubah ke dalam energi listrik pada akhirnya.

Sebuah PLTBg yang didirikan mendapatkan dukungan penuh dan mendapatkan dana investasi yang sangat besar dari Asian Agri. Pada setiap satu PLTBg dana 4,7 juta dolar Amerika diberikan atau dananya sekitar 63,5 miliar jika dirupiahkan. Sampai tahun 2017 kemarin sudah terdapat sebanyak tujuh buah PLTBg yang bisa dimanfaatkan oleh Asian Agri, anak – anak perusahaan RGE dan juga bagi masyarakat setempat. Hanya saja bagi Asian Agri pencapaian tersebut masih belum  cukup. Rencananya pencanangan pembuatan atau pendirian PLTBg akan terus menerus dilakukan sampai tahun 2020 mendatang.

Dukungan dari pemerintah dan juga masyarakat setempat secara khusus tentu menjadi suatu hal yang sangat diinginkan dari Asian Agri dan RGE untuk kemajuan infrastruktur dan juga daerah tempat berdirinya perusahaan tersebut agar semua anak perusahaan dibawah naungan RGE dapat memberikan dukungan secara lebih baik kepada pemerintah, dan juga sekaligus masyarakat setempat.

Pendekatan Bentang Alam yang Dilakukan APRIL Pulp

Foto : Twitter @APRILpulp

Vousic – Riau adalah sebuah provinsi yang memiliki tanah gambut. Salah satu kota di sana, yaitu: Semenanjung Kampar dikatakan sebagai salah satu ekosistem rawa gambut terluas di Sumatra yang menghadapi tantangan degradasi lingkungan akibat pembakaran, pembalakan liar (illegal logging) serta sistem drainase yang berlebihan. Oleh karena itu, APRIL Pulp menerapkan sebuah penerapan teknologi pada pengolahan HTI dengan pendekatan bentang alam dan mitigasi emisi gas rumah kaca (EGK) yang mana dinilai sulit.

Dibentuk sebuah Tim MRV untuk memantau dan memverifikasi dampak penerapan teknologi ekohidro di areal PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), anak perusahaan dari APRIL grup ini, terhadap kualitas ekosistem lahan gambut Semenanjung Kampar. Kegiatan MRV dilakukan selama satu siklus penanaman Acacia crassicarpa (2009-2014). Anggota tim MRV telah menyepakati pengelolaan yang dilakukan RAPP merupakan praktik terbaik pengelolaan HTI berkelanjutan di lahan gambut dan harus menjadi acuan bagi unit manajemen sektor kehutanan lainnya.

Selain itu, Presiden Direktur RAPP mengatakan bahwa dengan pendekatan bentang alam, pihaknya juga melakukan kajian hutan bernilai konservasi tinggi untuk perlindungan keanekaragaman hayati di areal HTI yang dikelola. Hingga sampai saat ini tercatat setidaknya 250.000 hektare (ha) areal yang dikelola RAPP dipertahankan untuk berfungsi sebagai konservasi. Dalam hal ini mereka optimistis dalam pengelolaan hutan yang bertanggung jawab dapat membangun masa depan yang lebih baik bagi Indonesia, dengan membantu masyarakat lokal meningkatkan kualitas kehidupan mereka. Ia menambahkan bahwa percaya praktik kehutanan yang bertanggung jawab telah dan akan terus memberikan kontribusi positif bagi masa depan bangsa Indonesia.

Pemanfaatan hutan gambut harus menerapkan pendekatan bentang alam untuk menjaga kelestariannya dan mempertahankan kemampuannya dalam menyerap dan menyimpan karbon. Ditambah ekosistem hutan gambut seperti di Semenanjung Kampar berfungsi penting untuk pelestarian sumber daya air, pendukung keanekaragaman hayati, dan pengendali iklim. Kawasan itu juga berperan penting secara sosial, ekonomi, dan budaya. Pendekatan bentang alam memastikan pengelolaan hutan gambut dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam satu kesatuan ekosistem.

Di sisi lain, APRIL Pulp percaya terdapat manfaat bisnis yang kuat untuk konservasi lahan gambut dan restorasi sebagai bagian dari model kehutanan yang berkelanjutan. Dari bagian dari lanskap yang ada dan mereka menyesuaikan dengan kondisi bentang alam, daripada mengharapkan lanskap agar sesuai di sekitar bisnisnya. Ini juga berarti bahwa mereka perlu untuk berkolaborasi dengan semua pihak dalam bentang alam dan mengakomodasi semua kepentingan.

Restorasi Ekosistem Riau atau yang sering disebut RER sendiri adalah sebuah program jangka panjang dengan tujuan memulihkan lanskap lahan gambut yang penting secara ekologis di “Semenanjung Kampar” di Provinsi Riau, Indonesia. Mereka menitikberatkan kepada kolaborasi dan pendekatan bentang alam yang mengakomodir di berbagai perspektif untuk mencapai keseimbangan antara banyak tujuan mulai dari lingkungan hingga masyarakat sampai ke ekonomi. Dan berikut pendekatan bentang alam yang dilakukan APRIL Pulp.