Fakta Menarik Seputar Penyimpanan dan Pengolahan Daging Hewan Qurban

Vousic – Jatah daging hewan qurban yang anda dapatkan perlu disimpan dan diolah dengan cara yang tepat. Sayangnya, banyak orang yang merasa bahwa metode penyimpanan dan pengolahan yang dilakukan sudah benar namun ternyata tidak. Bahkan masih banyak orang yang sama sekali tidak tahu soal bagaimana cara yang tepat memperlakukan daging qurban.

Biasanya, setelah dipotong-potong dan dimasukkan di dalam wadah yang rapat kemudian disimpan di kulkas, kita merasa daging sudah aman. Padahal ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar daging yang disimpan tetap memiliki kualitas yang baik dan tidak rusak sampai anda akan mengolahnya menjadi makanan. Harga hewan qurban juga bisa mempengaruhi kualitas dagin tersebut.

Kali ini kita akan membahas mengenai fakta-fakta menarik seputar penyimpanan dan pengolahan daging yang benar. Dengan mengetahui fakta-fakta ini, anda akan tahu kalau ternyata selama ini ada kesalahan yang anda lakukan ketika menyimpan daging qurban.

Hal-Hal Seputar Penyimpanan dan Pengolahan Daging

Berikut adalah beberapa hal menarik seputar penyimpanan dan pengolahan daging hewan qurban yang perlu anda perhatikan :

1. Suhu yang Tepat

Penyimpanan daging qurban tidak hanya asal dimasukkan ke dalam kulkas. Suhu penyimpanan daging harus diperhatikan untuk menjaga kualitas daging. Setelah selesai dipotong-potong dan disimpan di dalam wadah, daging bisa disimpan dulu di kulkas bagian bawah dengan suhu 1 derajat celsius.

Setelah kurang lebih selama 3 hingga 5 jam disimpan di kulkas bagian bawah maka daging bisa dipindah ke dalam freezer. Suhu yang tepat untuk menyimpan daging di dalam freezer adalah -18 derajat celsius. Jadi, memang lebih baik untuk menyimpan daging di kulkas bawah dulu baru kemudian dimasukkan freezer.

2. Durasi Penyimpanan

Durasi penyimpanan daging juga harus diperhatikan agar kualitas daging tetap terjaga. Jangan karena daging sudah disimpan di dalam freezer maka anda merasa daging tetap aman dikonsumsi kapanpun juga. Daging mentah bisa bertahan selama 3 sampai 4 bulan jika disimpan di dalam freezer. Sementara kalau disimpan di kulkas bawah, daging mentah bisa bertahan hingga 2 hari.

Lalu bagaimana jika anda ingin menyimpan daging yang sudah matang? Misalnya, anda sudah memasak daging lalu ingin menyimpannya kembali. Di kulkas bagian bawah, daging masak bisa bertahan sampai 4 hari. Jika dimasukkan ke dalam freezer, daging masak bisa bertahan 2 hingga 6 bulan.

3. Cara Memotong

Sebelum daging disimpan di dalam kulkas atau freezer, sebaiknya daging dipotong dulu. Cara pemotongan daging juga akan berpengaruh pada kualitas daging yang akan anda dapatkan. Sebaiknya, daging dipotong dengan potongan yang melintang. Memotong dengan cara melintang akan terasa lebih mudah karena serat-serat daging tidak mudah menempel di pisau.

4. Suhu Pengolahan Daging

Pengolahan daging harus dilakukan dengan cara yang benar karena kalau tidak tekstur daging bisa sangat keras dan bakteri dalam daging juga tidak mati. Untuk memastikan semua bakteri mati maka anda harus mengolah daging dalam suhu yang tepat yaitu suhu di atas 71 derajat celsius.

Itulah tadi beberapa hal yang perlu anda ketahui seputar penyimpanan dan pengolahan daging qurban. Setelah membaca informasi ini mungkin anda akan menemukan dan menyadari banyak kesalahan selama anda menyimpan dan mengolah daging.

Daging hewan qurban sangat rentan terkena bakteri jadi pengolahan dan penyimpanannya harus dilakukan dengan benar. Jangan sampai bakteri dalam daging ikut dikonsumsi dan menyebabkan gangguan kesehatan. Apalagi kalau daging akan dikonsumsi oleh anak-anak, sangat penting untuk memperhatikan apakah daging disimpan dan diolah dengan benar atau tidak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*